Posted by Syam | Posted in cerita anak | Posted on 03-08-2010
Nday & Monster Permen Karet [Penggalan Novel Anak | Versi Cerpen]
Oleh: Syam dan BuRuLi
Permen karet! Benda yang berhasil membuat bingung Ndayang. Dia senang, tapi juga sebal karenanya.
Sejak 5 hari lalu dia terpaksa membuang jauh-jauh keinginan untuk mengunyah permen karet. Tak lagi tampak sebuah balon permen karet di depan mulut gadis kecil yang tak lama lagi akan merayakan ulang tahunnya yang ke-5.
Hari menjelang petang. Dari ujung desa terdengar orang mengaji di mesjid. Sebentar lagi bang waktu sembahyang asar terdengar. Ndayang berdiam diri saja di depan jendela kaca. Jendela sebesar gajah di sisi kiri rumah kayu mereka. Sambil memilin rambutnya yang terikat dua seperti seorang pahlawan indian, Ndayang mengkhayal.
Khayalan tentang manis permen karet dan kesenangan ketika berhasil meniupnya menjadi balon raksasa. Selanjutnya ia akan terbang bersama balon permen karet. Mengitari dunia. Melihat banyak tempat dan banyak warna yang belum tertemui.
Sayang nian Read the rest of this entry »
Posted by Syam | Posted in Gumam | Posted on 02-08-2010
Lilibus untuk Reza
[musikalisasi gumam]
Sebab senja datang
menjemput mentari
Sebab malam datang
antarkan rembulan
Tidurlah buah hati
Tidurlah tidur…
Sebab turun hujan
melukis pelangi
Sebab mekar kembang
kumpulkan cahaya
————————————————-
* Gumam ini lahir ketika menatap seorang keponakan di Prabumulih, terlelap tenang. Sekitar 2004-2005. Syair sangat terinspirasi pada literatur sains untuk anak yang sedang saya minati besar saat itu. Sementara tentang bunyi, siul yang saya terjemahkan dengan gitar, disempurnakan beberapa bagian oleh BuRuLi dengan jari-jarinya pada piano.
* Sembari menekuri alat rekam sederhana saya yang rusak dan perlu mengais ulang sumber-sumber rezeki alternatif supaya bisa bergumam lebih banyak.
Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 01-08-2010
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN II: BAGIAN VI; the RELIEF of REAL LIFE [Jatah SyamAR]
#49. Bad Moon Rising
Dari jendela kamar, bulan memang terlihat kurang seperempat dari purnama penuh. Tapi bulan malam itu lain dari biasanya. Cahayanya tidak kuning gading atau emas. Tidak juga pucat. Tidak terang. Warna bulan seperti penuh unsur magis. Nyaris gelap dengan cahaya paruh terang-paruh gelap yang aneh. Penampakan bulan seperti itu dinamakan bulan praje siung oleh masyarakat adat di tempat asal Trotsminty. Bad moon rising. Penanda sesuatu bakal terjadi pedih. Kalender masuk sepuluh hari terakhir di tahun 2004.
Trots bergidik melihat bulan buruk rupa itu. Sambil menerka sejenis bencana apa yang akan terjadi. Trots kemudian mencoba rileks dengan menolak gangguan Read the rest of this entry »
Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 29-07-2010
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN II: BAGIAN VI; the RELIEF of REAL LIFE [Jatah SyamAR]
#48. Ms. Ring Ring
Malam berbulan tiga perempat purnama. Sudah lima hari mereka tidak bertemu. Bunyi ponsel terdengar. Trots bangkit menuju meja dimana ponselnya tergeletak. Sebuah pesan pendek telah datang. Dari sang pengirim; Mimosa yang sudah ia ganti nama menjadi Ms. Ring-Ring. Karena bisa berbelas kali perempuan itu menghubunginya sejak pagi setiap hari. Miss Ring-Ring alias Nona Kring-Kring.
“Bulan tiga perempat purnama. Seperempatnya adalah kita, Sayang.”
Trots kemudian mematikan ponselnya. Dia mulai Read the rest of this entry »
Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 26-07-2010
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN II: BAGIAN VI; the RELIEF of REAL LIFE [Jatah SyamAR]
#46. Karcis
Trots dan Mimosa menjauh dari ruang tamu dan piano kayu. Menuju perpustakaan di atas, lalu Trots berkencan dengan PC Mimosa, dan Mimosa berkasih-kasihan dengan laptopnya. Pahit… kencan ini tak ada adegan berciuman.
“Katakan, mengapa kamu mencintaiku, Trots?” Tanya Mimosa tiba-tiba dan menghentikan keasyikannya dengan Read the rest of this entry »
Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 25-07-2010
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN II: BAGIAN VI; the RELIEF of REAL LIFE [Jatah SyamAR]
#45. Walau Rokok Sebatang, Malam Minggu Kudatang, Yeah…!
Trots memberdayakan sisa pulsa terakhir di ponselnya untuk membalas pesan Mimosa. Note: Tunggu Aku! Dan disepanjang jalan Trots menyiulkan sebuah lagu yang tak ia hapal dengan baik, entah berjudul apa dan dinyanyikan siapa…
“Walau rokok sebatang, malam minggu kudatang…
Kau tak pernah cemberut
Kau bilang… Read the rest of this entry »
Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 20-07-2010
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN II: BAGIAN VI; the RELIEF of REAL LIFE [Jatah SyamAR]
#44. Keju dan Remah Roti
Setiap kali hendak melewati waktu sendirian dengan tenang-tenang dengan maksud sedikit bersantai, Trots serasa diserang banyak pertanyaan dari sesuatu yang imajiner.
Kapan kau akan menikahi dia? Sumber ketakutan itu datang dari bunyi yang mirip tanya namun seperti cita-cita itu.
“Besok Pagi! Besok pagi aku sudah mau. Hanya aku harus pastikan pagi lusa kami berdua akan makan apa?!” Jawab Trots sepenuh hati.
Kegugupan itu menghilang dan Read the rest of this entry »
Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 19-07-2010
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN II: BAGIAN VI; the RELIEF of REAL LIFE [Jatah SyamAR]
43. Krisis Bahan Bakar
Hampir setahun sudah kebersamaan itu. Pertemuan dengan Mimosa membuat menafik percakapan setahun sebelumnya;
“Datanglah ke Jakarta,” Pesan dari satu abangnya.
“Ada apa dengan Jakarta?”
“Sesuatu yang dapat kau lakukan, tepatnya sesuatu Read the rest of this entry »
Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 14-07-2010
NOTE: TUNGGU AKU!
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN V: Setelah Pertemuan yang Menyenangkan [Jatah BuRuLi]

#42. Mimosa, Matahari, dan Cita-Cita
*Buku Harian Mimosa
Jakarta, / /
Dear, Pooh!
Selanjutnya kupanggil saja dia Matahari! Karena ia sungguh bersinar. Kadang-kadang ia begitu terik dan membuat kita sakit kepala! Ha ha ha!
Tapi ia sungguh menghidupi…
Pagi-pagi ia terbit dan mulai menjalankan tugasnya. Kuintip ia dari jendela, ia menyapaku dengan Read the rest of this entry »
Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 07-07-2010

NOTE: TUNGGU AKU!
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN V: Setelah Pertemuan yang Menyenangkan [Jatah BuRuLi]
#41. Mimosa, Perempuan yang Menunggu
Sebutlah ini sebagai kebahagiaan yang menegangkan, atau ketegangan yang menyenangkan. Ada seorang lelaki yang sungguh layak ditunggu.
Potongan puzzle itu!
Trots. Telah dilalui tangis dan tawa, sedih dan bahagia, sanjungan, kritikan bahkan… sedikit amarah kepadanya. Tapi ia demikian melengkapi.
Mimosa yang berduri. Tak banyak yang bisa Read the rest of this entry »