Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 08-12-2009
Tags: Note: Tunggu Aku!
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN II: TROTSMINTY [Jatah SyamAR]
27. Staff Only?!?
Ada satu kesempatan, Trots menyambangi Deswah. Deswah tidak menyambutnya, seperti biasa. Janggutnya masih tetap tandus dielus-elus sembari fokus di layar komputer.
“Menyerang Dong Zhuo?” Sapa Trots.
“Hhhh… Kau lagi?!”
Kalau tidak ada pekerjaan, Deswah memang keracunan games di komputer. Koei; permainan yang diproduksi A Kou Shibusawa paling dia gemari. Itu permainan strategi perang yang diadaptasi dari sejarah Sam Kok, salah satu roman klasik Cina Kuno.
Tapi kalau sudah begini, Trots biasanya menyerobot.
“Jangan ganggu aku, aku sudah instalkan di komputer kotak sabun,” Kata Deswah.
Tapi Trots tidak seperti biasanya. Dia tidak mengganggu Deswah, menuju komputer kotak sabun juga tidak. Matanya menangkap selembar kertas tertempel di pintu kayu ruangan Deswah. Trots berjalan lambat ke arah pintu memastikan apa yang dia baca dari kejauhan.
“STAFF ONLY”
“Ini bahasa mana, Wah?!
Deswah menghentikan serangan ke Dong Zhuo atau Tang Toh dalam dialek Hokian yang mendapat bantuan lima pasukan Cao Cao atau dalam Hokian ditulis Co Coh. Membalikkan badan mengarah Trots. “Lha, Inggris.”
“Ooo.”
“Eh, Binatang. Kau sungguh-sungguh bertanya?”
“Pantas aku tidak mengerti.” Jawab Trots sembari merogoh sesuatu di saku jeans robeknya. “Barangkali karena aku belum pernah merasa dijajah inggris.”
Deswah sudah tidak memedulikannya, sibuk menyerang Dong Zhuo. Trots mencabut sesuatu rogoannya. Sebuah geretan besi. Kemudian membakarnya kertas yang melekat di pintu.”
“HEII!” Deswah melompat dari kursinya setelah menangkap kerja Trots dari cermin di hadapannya.
Hangus sudah itu kertas.
*
