Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 19-10-2009
Tags: Note: Tunggu Aku!
NOTE: TUNGGU AKU!
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN I: MIMOSA AUTISSIA [Jatah BuRuLi]
#19. Sebuah Wacana Menjelang Senja
Baiklah. Aku Mimosa. Gelarku Autissia. Kau siapa? Hampir separuh umurku barangkali telah kuhabiskan untuk untuk mencarimu.
Seseorang itu. The pieces of the puzzles.
Katakan saja aku masih remaja ketika aku memulainya. Mencari cinta di sudut-sudut pasang mata dan mencoba memakna-maknai setiap tanda-tanda cahaya. God!
Aku pernah terlalu bodoh sebenarnya.
Kulewati sejalur masa ketika kupanen ribuan luka, kunikmati lantas mau tak mau kujadikan bagian dari hidupku. Mimosa Autissia, kadang-kadang kau sungguh merana!
Tapi setelah lewat tengah hari remaja dan hari mulai senja mendewasa tak kubiarkan lagi diriku terlalu memaksakan cinta keluar dari sarangnya. Aneh. Bibit-bibit baru justru bermunculan satu persatu dengan wajahnya yang lugu. Ada yang pernah mencoba hidup kemudian mati. Ada yang tak pernah merasakan hidup sama sekali. Ada yang tetap saja ia mengonggok sebagai biji. Ah… hidup adalah misteri. Ini memang pernyataan yang sangat keterlaluan basi.
Tapi engkau siapa?
Engkaukah sebentuk entah yang demikian kurindukan kehadirannya? Potongan gambar sarat makna, energi hidupku yang sebenarnya?
Adakah engkau seseorang yang hilir mudik di belakang kepala dan membuatku demikian gelisah? Ada namun tak teraba keberadaannya. Seperti semilir yang mengusik daun-daun telinga.
Engkaukah hantu harum yang telah terendus olehku kehadiranmu beberapa waktu yang lalu… Yang membangkitkan kengerian sekaligus keasyikkan menemukan dunia baru?
Ini adalah sebuah wacana.
Jadikan ini wacana bagi dirimu juga bila kau suka.
Aku merindukanmu. Sebelum dan sesudah aku menemukanmu!
*

aaah, pengennyaaa punya dunia seperti itu. tapi sud lah. biarin aja
Hihi… Umm, aku sedang mikir mau balas komentarmu dengan apa?
sukaaa jg…