Luluran!
0
Posted by Syam | Posted in long-short-story | Posted on 09-09-2009
Tags: Note: Tunggu Aku!

NOTE: TUNGGU AKU!
Long-short-story Pulung Amoria Kencana dan Syam A Radjam
BAGIAN I: MIMOSA AUTISSIA [Jatah BuRuLi]
#06. Luluran!
Assseeekk!! Mimosa, Nik, Gusni, Tia dan Pat rame-rame telanjang. Biarin! Semua perempuan. Uhuy… tolong balurin punggungku! Siap! Seorang kawan bergantian membersihkan punggung kawannya yang lain. Ini kegiatan yang menyenangkan. Sambil ngerumpi membersihkan badan. Dasar gadis. Nggosip. Apalagi?
Apa sih yang akan dikerjakan para laki-laki kalau sedang berkumpul seperti kita ini? Panjang-panjangan! Woahahhah! Mimosa tertawa sampai keluar airmatanya. Oh, ya? Menurutmu berapa senti paling panjang? Wajah Pat memerah. Entah kenapa dia jadi kelihatan malu sendiri. Pat?
Kami nggak memaksanya bercerita. Nggak meminta ia menjelaskan wajah malunya. Sebagai sesama gadis kami sungguh mengerti, tak semua hal tentang laki-laki yang kami ketahui bisa dibagi.
“Girls, kalian pernah horny?”
Bwahahahaha! Adduhhh, Pat! Pertanyaanmu itu, lho. Tolong, dong.
*
Kawan kami pernah bercerita. Dia bersyukur karena bisa menahan diri dari “serangan” pacarnya. Semua menangis mendengar ceritanya. Uh, terbayang beribu rasa seandainya kita yang menjadi dia. Berada diantara segala rasa ingin dan beratnya tanggung jawab atas diri sendiri. Nggak mudah menjadi perempuan! Sungguh nggak pernah pernah mudah untuk menjadi seorang perempuan! Bila kita sama-sama menginginkannya maka itu bukanlah sebuah pemerkosaan. Tapi nggak ada laki-laki yang disebut kehilangan keperawanan. Sementara peran penggoda selalu dijatuhkan sebagai milik perempuan. Keterlaluan memang! Laki-laki adalah laki-laki dan tetap laki-laki.
“Girls, tapi kok aku masih suka laki-laki, ya?”
Gila! Itu pertanyaan goblok, Mimosa!
*
